<
Bulir matamu sebiru nuansa langit
Yang dengan riangnya menjadi
Wadah sinar matahari terik
Bibirmu seperti merah delima
Ranum dibatangnya
Dan siap untuk dipetik
Duhai siapakah gerangan dirimu manis
Elak tak dapat dikibas
Tarik tak dapat disambut
Kumbangpun banyak menghampiri
Jaga dirimu cantik
Tetaplah murni
Sampai kau tak hanya bidadari dunia
Tapi juga bidadari surga
Usap matamu dengan kilau cahayaNya
Basuh bibirmu dengan namaNya
Iriku pun berubah menjadi kasih
Cemburuku berubah ingin melindungi
Karena kau mahluk Nya
Terindah yang pernah kulihat
Tunggulah dengan sabar
Dan tenang….
Duhai kumbang yang gagah berani
Nyali dari mana lagi yang perlu kau keluarkan
Lindungilah dia dari sengatan
Yang karenaNya kau melengkapi ibadahmu
December 5th, 2008 at 2:44 am