Currently browsing posts found in December2008
Jangan pernah lelah
Bila riak air muncul
Di bawah kaki kita
Jangan pernah lelah
Bila desiran angin berhembus
Menerpa wajah kita
Jangan pernah lelah
Bila hujan salju turun
Membekukan tangan kita
Kita masih seperti biji yang baru ditanam
Pada lahan yang insya Allah subur
Ketika tunas muncul
Air deras mengalir
Angin kencang menerpa
Salju tebal membekukan badan
Akan menerpa
Dan ketika tunas menjadi tanaman
Air bah,
taifu,
badai salju
Terus [...]
Posted at: December 15th, 2008 - 1:26 am - Number of Comments » 0
Bulir matamu sebiru nuansa langit
Yang dengan riangnya menjadi
Wadah sinar matahari terik
Bibirmu seperti merah delima
Ranum dibatangnya
Dan siap untuk dipetik
Duhai siapakah gerangan dirimu manis
Elak tak dapat dikibas
Tarik tak dapat disambut
Kumbangpun banyak menghampiri
Jaga dirimu cantik
Tetaplah murni
Sampai kau tak hanya bidadari dunia
Tapi juga bidadari surga
Usap matamu dengan kilau cahayaNya
Basuh bibirmu dengan namaNya
Iriku pun berubah menjadi kasih
Cemburuku berubah ingin melindungi
Karena [...]
Posted at: December 5th, 2008 - 2:44 am - Number of Comments » 0
Narsis boleh saja kan? Lebih baik merasa percaya diri daripada minder dan justru membuat malu.
Hampir tiap hari di sini aku bisa mengakses internet dan itu merupakan anugrah yang luar biasa. Bayangkan saja kalau aku tidak mempunyai akses dunia luar ? di tengah orang-orang yang berkomunikasi dengan bahasa yang tidak mengerti? Makanya pertama kali aku datang [...]
Posted at: December 3rd, 2008 - 12:33 am - Number of Comments » 0